Langkidi - Pengurus dan pengelola Perpustakaan Desa Langkidi, Kecamatan Bajo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perpustakaan Desa kepada masyarakat pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Kantor Desa Langkidi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat edukasi, informasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Desa Langkidi yang antusias mengikuti pemaparan mengenai berbagai layanan dan program yang tersedia di perpustakaan desa.
Pengelola Perpustakaan Desa Langkidi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengubah persepsi masyarakat yang selama ini menganggap perpustakaan hanya sebagai tempat penyimpanan buku. Kini, perpustakaan desa diarahkan menjadi ruang publik yang inklusif, edukatif, dan mampu mendukung pengembangan kapasitas masyarakat.
“Perpustakaan desa bukan hanya tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar, diskusi, pelatihan keterampilan, serta wadah pengembangan kreativitas masyarakat,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan sejumlah tujuan utama pengembangan perpustakaan desa, di antaranya meningkatkan budaya literasi masyarakat, memperluas akses informasi, serta mendorong pembelajaran sepanjang hayat bagi seluruh kelompok usia.
Selain itu, perpustakaan juga diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelatihan keterampilan, diskusi kelompok, dan program edukatif yang dapat mendukung peningkatan ekonomi warga.
“Perpustakaan harus menjadi ruang yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui berbagai program yang ada, kami ingin membantu warga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Pengurus perpustakaan juga menekankan pentingnya akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perpustakaan desa terbuka untuk anak-anak, pelajar, pemuda, orang tua, hingga kelompok rentan agar dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal keberadaan dan manfaat Perpustakaan Desa Langkidi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Pemerintah Desa Langkidi berharap perpustakaan dapat menjadi pusat literasi dan pemberdayaan yang mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, kreatif, produktif, dan berdaya saing di era informasi saat ini.
Pengurus dan pengelola Perpustakaan Desa Langkidi, Kecamatan Bajo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Perpustakaan Desa kepada masyarakat pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Kantor Desa Langkidi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan fungsi perpustakaan sebagai pusat edukasi, informasi, dan pemberdayaan masyarakat.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Desa Langkidi yang antusias mengikuti pemaparan mengenai berbagai layanan dan program yang tersedia di perpustakaan desa.
Pengelola Perpustakaan Desa Langkidi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengubah persepsi masyarakat yang selama ini menganggap perpustakaan hanya sebagai tempat penyimpanan buku. Kini, perpustakaan desa diarahkan menjadi ruang publik yang inklusif, edukatif, dan mampu mendukung pengembangan kapasitas masyarakat.
“Perpustakaan desa bukan hanya tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat kegiatan belajar, diskusi, pelatihan keterampilan, serta wadah pengembangan kreativitas masyarakat,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan sejumlah tujuan utama pengembangan perpustakaan desa, di antaranya meningkatkan budaya literasi masyarakat, memperluas akses informasi, serta mendorong pembelajaran sepanjang hayat bagi seluruh kelompok usia.
Selain itu, perpustakaan juga diharapkan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan pelatihan keterampilan, diskusi kelompok, dan program edukatif yang dapat mendukung peningkatan ekonomi warga.
“Perpustakaan harus menjadi ruang yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui berbagai program yang ada, kami ingin membantu warga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Pengurus perpustakaan juga menekankan pentingnya akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, perpustakaan desa terbuka untuk anak-anak, pelajar, pemuda, orang tua, hingga kelompok rentan agar dapat memanfaatkan fasilitas dan layanan yang tersedia.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin mengenal keberadaan dan manfaat Perpustakaan Desa Langkidi sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.
Pemerintah Desa Langkidi berharap perpustakaan dapat menjadi pusat literasi dan pemberdayaan yang mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang cerdas, kreatif, produktif, dan berdaya saing di era informasi saat ini.